Jurnalis : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Ilmu Pertanian, Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, mengikuti pelatihan intensif sistem pertanian hidroponik di Banda Aceh, Senin–Selasa (3–4/11/2025).
Kegiatan dua hari yang memadukan teori dan praktik lapangan tersebut dilaksanakan di CV Plant Quarter BNA Hidroponik, Banda Aceh. Mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar langsung tentang penerapan teknologi pertanian modern, khususnya budidaya tanaman tanpa tanah.
Dosen pendamping, Mizan Maulana, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya UNIKI untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian masa kini.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan teknologi pertanian modern serta memiliki jiwa kewirausahaan di bidang agribisnis,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dekan Faperta UNIKI, Ir. Suryani, M.Pt., yang mengapresiasi kerja sama dengan pihak CV Plant Quarter BNA Hidroponik.
“Pelatihan ini merupakan wujud nyata dari implementasi kerja sama antara Faperta UNIKI dan CV Plant Quarter. Sinergi ini penting untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri pertanian, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan berorientasi lapangan,” jelasnya.
Selama pelatihan, mahasiswa aktif mengikuti berbagai sesi, mulai dari perancangan instalasi hidroponik sederhana, penanaman benih sayuran daun, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman.
Materi disampaikan langsung oleh Zulhilmi Saputra, S.P., Direktur Utama CV Plant Quarter BNA Hidroponik, yang menjelaskan aspek teknis budidaya hidroponik meliputi pengelolaan nutrisi tanaman, pengaturan pH dan EC (daya hantar listrik larutan nutrisi), serta perawatan tanaman untuk hasil optimal.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan diskusi bersama guna memperdalam pemahaman peserta terhadap praktik pertanian berkelanjutan berbasis teknologi.
Dengan terlaksananya pelatihan ini, Faperta UNIKI menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pertanian modern, melalui kolaborasi berkelanjutan antara dunia kampus, industri, dan masyarakat.








