Jurnalis : Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan pendampingan sekaligus penilaian Adipura di Kabupaten Bireuen, sejak Selasa (27/8/2025) hingga Jumat (29/8/2025).
Rombongan yang dipimpin Pengendali Dampak Lingkungan, Regi Ulfa, bersama Peni Dewi Handari selaku Pratama Komputer KLH/BPLH, didampingi langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bireuen beserta para camat.
Selama kunjungan, tim meninjau 18 lokasi, mulai dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga sekolah di sejumlah kecamatan, seperti Gandapura, Kutablang, Peusangan, dan Kota Juang.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah SMAN 2 Bireuen, yang dinilai berhasil mengelola sampah organik melalui rumah kompos. Inovasi ini dianggap sebagai poin penting dalam mendukung penilaian Adipura.
“Penilaian di sekolah meliputi kondisi lingkungan, drainase, hingga sistem pengelolaan dan pemilahan sampah. Inovasi seperti rumah kompos ini menjadi nilai tambah,” ujar Regi Ulfa.
Ia menegaskan, pendampingan dilakukan untuk memastikan Bireuen mampu memenuhi kriteria Adipura.
“Kami ditugaskan untuk mendampingi pengelolaan TPA sekaligus melakukan penilaian agar Bireuen bisa meraih penghargaan Adipura,” jelasnya.