Jelang Ujian Kelas 6, Gedung SDN 2 Bireuen Ludes Terbakar  

  • Whatsapp

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen. Gedung Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Bireuen di Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Kota Juang, dilalap api pada Sabtu dini hari (3/5/2025), sekitar pukul 02.30 WIB.

Kebakaran hebat ini menghanguskan sejumlah ruang belajar siswa dan ruang guru, menimbulkan kerugian yang belum bisa ditaksir.

Muat Lebih

Pantauan media di lokasi kejadian menunjukkan betapa dahsyatnya amukan si jago merah. Asap hitam membumbung tinggi, dan kobaran api melahap bangunan sekolah. Empat unit armada pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Bireuen diterjunkan untuk memadamkan api.

Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas pemadam berhasil menjinakkan api dan mencegahnya meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Kepala Sekolah SDN 2 Bireuen, Wardah S.Pd, yang ditemui di lokasi kejadian mengungkapkan kesedihannya atas musibah ini. Ia menuturkan bahwa informasi mengenai kebakaran diterima dari penjaga sekolah. Setibanya di lokasi, api sudah berkobar hebat.

“Kejadian kebakaran ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Akibatnya, 26 murid kelas 5 dan 43 murid kelas 6 kehilangan ruang belajar mereka. Begitu juga dengan para guru,” ujar Wardah dengan nada pilu.

Lebih lanjut, Wardah menjelaskan bahwa api meluluhlantakkan satu ruang guru, tiga ruang kelas, dan satu ruang istirahat guru. Seluruh mebeler dan peralatan kerja di ruangan tersebut tidak dapat diselamatkan.

“Kami sangat mengharapkan bantuan pembangunan kembali ruang belajar dan ruangan guru, serta pengadaan mebeler dan peralatan kerja. Ini sangat penting agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan lancar,” harap Wardah.

Ironisnya, kebakaran ini terjadi tepat pada hari terakhir sekolah sebelum pelaksanaan ujian bagi siswa kelas 6 yang dijadwalkan pada Senin, 5 Mei 2025.

Ruangan kelas yang seharusnya menjadi tempat ujian bagi 43 siswa tersebut kini telah rata dengan tanah. Pihak sekolah belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alternatif lokasi pelaksanaan ujian.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti total kerugian yang dialami oleh pihak SD Negeri 2 Bireuen.

Penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik atau arus pendek.

Musibah ini tentu menjadi pukulan berat bagi seluruh civitas akademika SD Negeri 2 Bireuen, terutama para siswa yang kehilangan tempat belajar dan harus menghadapi ujian dalam kondisi yang sulit.

Diharapkan, uluran tangan dari berbagai pihak dapat segera membantu pemulihan kondisi sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal.

Laporan : Zubir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *