BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Pendopo Bupati Bireuen pada Sabtu (12/4/2025), saat jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar acara silaturahmi yang dirangkaikan dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dan Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, MT.
Kehadiran dua ulama karismatik Aceh, Abu Paya Pasi dan Abi Jafar Lueng Angen, menjadi penanda spiritual yang kuat bagi awal kepemimpinan baru di kabupaten tersebut.
Prosesi peusijuk yang dilaksanakan bukan sekadar tradisi seremonial, namun menjadi manifestasi doa dan harapan dari berbagai elemen masyarakat agar kepemimpinan H. Mukhlis, ST, dan Ir. H. Razuardi, MT, senantiasa dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT.
Harapan besar tercurah agar keduanya diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan keadilan dalam mengemban amanah serta mampu menjadi pemimpin yang dekat dan mencintai rakyat Bireuen.
Kedatangan Abu Paya Pasi dan Abi Jafar Lueng Angen disambut dengan penuh kehangatan oleh Bupati Mukhlis dan Wakil Bupati Razuardi beserta seluruh jajaran pemerintah daerah. Momen penuh hikmah tercipta ketika Abu Paya Pasi memimpin doa bersama.
Dalam lantunan doanya, beliau memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Bireuen terus diberikan keamanan, kedamaian, keberkahan, serta kemajuan yang berkelanjutan di bawah kepemimpinan yang baru ini.
Abi Jafar Lueng Angen dalam tausiyah singkatnya menyampaikan bahwa silaturahmi ini memiliki makna yang mendalam, tidak hanya sebagai wadah mempererat tali persaudaraan antara ulama dan umara (pemimpin), tetapi juga sebagai momentum spiritual yang penting untuk mengawali sebuah kepemimpinan yang diridhai oleh Allah SWT.
Beliau mendoakan agar Bupati dan Wakil Bupati senantiasa diberikan kesehatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya untuk melayani masyarakat Bireuen.
Acara silaturahmi dan peusijuk ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, para asisten bupati, tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Ekspresi penuh harap dan optimisme terpancar dari wajah para hadirin yang datang untuk memberikan dukungan dan doa restu bagi kepemimpinan Mukhlis-Razuardi.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran dua ulama besar Aceh yang sangat dihormati tersebut. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memimpin Kabupaten Bireuen secara kolektif dan terbuka, dengan melibatkan peran serta aktif dari para ulama dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan-kebijakan yang dibuat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kekuatan doa dan petunjuk dari para alim ulama. Insya Allah, kami akan selalu membuka diri terhadap nasihat-nasihat yang bijak dari para ulama dalam upaya kita bersama untuk membangun Bireuen yang lebih baik dan lebih maju,” ujar Bupati Mukhlis dengan penuh keyakinan.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, MT, juga menyampaikan harapannya agar silaturahmi dan prosesi peusijuk ini menjadi awal yang baik dan membawa keberkahan bagi masa depan Kabupaten Bireuen.
“Kami tidak ingin berjalan sendiri dalam mengemban amanah ini. Kami sangat membutuhkan bimbingan, arahan, serta masukan yang konstruktif dari para tokoh masyarakat, termasuk para ulama yang menjadi panutan kita semua. Bersama-sama, dengan sinergi yang kuat, kita akan wujudkan Bireuen yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” ungkap Wakil Bupati Razuardi.
Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan jamuan makan bersama, semakin mempererat semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, para ulama, dan elemen masyarakat lainnya.
Kehadiran dua ulama kharismatik Aceh dalam suasana awal kepemimpinan yang baru ini menjadi simbol yang kuat akan terjalinnya sinergi yang harmonis antara nilai-nilai keislaman yang luhur dan upaya pembangunan daerah yang humanis di Kabupaten Bireuen.
Diharapkan, dengan landasan spiritual dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, kepemimpinan H. Mukhlis, ST, dan Ir. H. Razuardi, MT, dapat membawa Bireuen menuju arah yang lebih gemilang.
Laporan : Zubir