Bantuan Pompa Air untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Bireuen

  • Whatsapp

BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Bireuen, Mulyadi, menyampaikan berita gembira bagi para petani di daerahnya. Dengan bantuan mesin pompa air yang diberikan oleh pemerintah, petani di Bireuen kini memiliki peluang untuk panen dua kali dalam setahun, Rabu (10/7/2024).

Pompa air yang kami usulan 199 uni, dan sebanyak 65 unit sudah sampai dan sudah kami salurkan kepada kelompok tani. Pompa air ini untuk membantu petani kabupaten Bireuen meningkatkan produktivitas dalam menjaga ketahanan pangan,” katanya

Muat Lebih

Luas areal sawah tadah hujan 2784.91 H di Kecamatan Pandrah, Jeunieb, Peulimbang, Peudada, Juli, Kota Juang, Jangka, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Kutablang, Makmur, dan Kecamatan Gandapura.

Mulyadi menjelaskan bahwa bantuan pompa air ini memungkinkan petani untuk menanam padi di luar musim tanam tradisional. Biasanya, petani Bireuen hanya dapat menanam padi sekali setahun, yaitu pada musim hujan. Namun, dengan adanya pompa air, mereka dapat mengairi sawah mereka bahkan di musim kemarau, sehingga memungkinkan mereka untuk panen padi di bulan Oktober dan November.

Lebih lanjut, Mulyadi menuturkan bahwa panen kedua ini kemungkinan besar akan bertepatan dengan musim hujan, sehingga petani dapat langsung menanam padi lagi untuk panen kedua. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi para petani, karena mereka dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka.

Dijelaskan juga bahwa sebagaimana perjanjian telah disepakati dengan Keuchik (Kepala Desa) dan ketua kelompok, bersedia membangun rumah pompa, menjaga dan memelihara pompa air tersebut dengan baik, dan jika pompa yang telah kami terima tidak kami fungsikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka kami bersedia ditarik balik oleh dinas atau dialihkan ketempat lain.

Bantuan pompa air ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan di kabupaten Bireuen. Dengan meningkatkan produktivitas pertanian, diharapkan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi dengan lebih baik.ujarnya Mulyadi.

Laporan : Zubir

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *