Wabup Abdya Hentikan Live Musik Cafe Louser di Malam Takbiran

  • Whatsapp

ABDYA, BEDAHNEWS.com – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar MT geram dengan kegiatan Live Musik di Cafe Nongkrong karna kegiatan itu bersamaan dengan pelaksanaan malam takbiran hari raya idul Adha. Pada Sabtu (9/7/2022) malam.

Dari keterangan yang dikutip BEDAHNEWS.com Wakil Bupati Abdya meminta kepada Satpol PP dan WH Abdya untuk menghentikan kegiatan Live Musik di Cafe Nongkrong / Cafe Louser Karena dilaksanakan pada saat bersamaan dengan pelaksanaan takbiran baik takbir keliling maupun takbir di mesjid-mesjid.

Muat Lebih

“Mungkin Management cafe Louser atau cafe nongkrong mau menjadi kan kota blang pidie menjadi kota metropolitan atau Dubai nya Indonesia sehingga suara takbiran di tandingi dengan suara dentuman musik,” cetus Muslizar

Dari keterangan Muslizar bahwa banyak warga yang melewati, dan menelpon pihaknya bahwa ditempat tersebut ada live musik. Maka pihaknya perintahkan Kasatpol PP dan WH untuk menghentikan nya.

“Hargai lah agama kami BOS.” Cuit Muslizar.

“Sebejat bejat nya kita ngak mungkin menandingi Takbir dengan Bermusik Ria, Saya perintahkan Kasatpol PP dan WH Beserta Dinas Syariat Islam dan Dinas perizinan Cabut izin atau jangan ada lagi Live musik di Cafe Nongkrong itu Panggil Management nya.” pungkas Muslizar.

Kasat Pol PP Abdya Hamdi, pada saat dihubungi via telfon seluler oleh awak media pada Sabtu (9/7/2022) malam, membenarkan hal tersebut. Pihaknya meminta manager cafe nongkrong untuk menghentikan live musik malam ini.

“Iya benar, karena malam ini kan malam takbiran Hari Raya Idul Adha, jadi tidak layak dilakukan level musik dengan bernyanyi dan sebagainya. Dan itu tidak menghargai syari’at Islam,” katanya.

Kadang pihaknya ke lokasi cafe nongkrong kata Hamdi untuk menghentikan sementara waktu karena malam ini Pemkab Abdya dan seluruh masyarakat sedang merayakan Hari Raya Idul Adha.

“Kita sudah meminta kepada manajer cafe nongkrong agar menghentikan live musik tersebut, dan selanjutnya, melihat keadaan serta situasi, supaya saling menghargai,” pintanya.

Hamdi mengajak masyarakat Abdya agar sama-sama menjaga syariat Islam, dan saling menghargai perbedaan pendapat.

“Untuk malam selanjutnya silahkan dilanjutkan, tapi ada waktu-waktu tertentu yang harus dihentikan, karena menggangu kenyamanan dan ketertiban masyarakat lain,” sebut Hamdi.

“Itu kan kreativitas, sebenarnya tidak masalah karena malam ini, malam takbiran, untuk malam selanjutnya, silahkan kan saja selama itu tidak bertentagan dengan norma-norma syariat Islam dan adat istiadat umat muslim,” pungkasnya.

Jurnalis : Fitria Maisir

Editor : Bung Dewa

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *