ABDYA, BEDAHNEWS.com – AR (30) seorang warga Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tega melakukan penganiayaan terhadap Mardiati (47) yang merupakan ibu kandungnya sendiri hingga meninggal dunia.
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Abdya, AKBP Muhammad Nasution SIK, melalui Kapolsek Babahrot, Ipda Amril mengatakan, sekira pukul 11.00 WIB, telah datang seorang laki-laki bernama Samsurizal (49) ke Polsek Babahrot. pada Senin (23/05/2022)
“Kedatangan Samsurizal, guna mengamankan diri dari pelaku AR, yang baru saja menghabisi nyawa istrinya, Mardiati. Diketahui, pelaku AR, adalah anak tiri Samsurizal, sementara Mardiati adalah ibu kandung dari pelaku AR.” terang Amril.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Samsurizal, kata Amril, sekira pukul 10.00 WIB, Samsurizal berangkat dari rumah membonceng istrinya menggunakan sepeda motor menuju area Kantor BBU Palawijaya (Pertanian) Kuala Batee yang berlokasi di Desa Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, dengan tujuan mengambil buah ubi.
“Setelah mengambil ubi, Samsurizal dan korban melihat pelaku menuju ke arah mereka dengan memegang sebatang kayu bulat panjang. Kemudian pelaku mengayunkan kayu tersebut kearah Samsurizal. Namun pada saat itu, Samsurizal berhasil menghindar, sehingga kayu tersebut mengenai Mardiati,” jelas Amril.
Karena merasa terancam, Samsurizal langsung melajukan sepeda motornya guna menyelamatkan diri. Sementara Mardiati, terjatuh ke aspal setelah dihantam oleh pelaku menggunakan sebilah kayu bulat.
“Menurut pengakuan Samsurizal, istrinya saat itu telah dibawa warga ke Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya guna mendapatkan penanganan Medis. Kemudian, sekira pukul 14.20 WIB, kita dihubungi oleh Kades Alue Peunawa, Masri, dia melaporkan bahwa korban Mardiati telah meninggal dunia,” ujarnya.
Atas kejadian itu, pihaknya bersama personel Koramil 07/Babahrot yang dibantu oleh aparatur gampong setempat langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti ke Mapolsek Babahrot.
“Saat ini jenazah Mardiati telah di bawa oleh petugas medis RSUD Teungku Peukan Abdya, ke rumah duka yang berada di Dusun Alue Lhok, Gampong Alue Peunawa untuk dikebumikan.,” ucap Amril,
Sementara itu penyebab dari penganiayaan tersebut hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penganiayaan hingga meninggal dunia pada seorang ibu paruh baya tersebut.
Jurnalis : Fitria Maisir
Editor : Dewo