Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat, SH, SIK, M.Si.(BEDAHNEWS.com/Zubir).
Jurnalis: Zubir
BIREUEN, BEDAHNEWS.com – Oknum PNS berinisial HD (40) tersangka pelaku pembakaran kantor Bappeda Kabupaten Bireuen kemungkinan akan mendapatkan hukuman maksimal dengan ganjaran pasal berlapis.
Pasalnya sebelum melakukan pembakaran, tersangka HD diduga juga melakukan pencurian di kantor Bappeda. Kemudian tersangka juga positif mengkonsumsi sabu sabu, setelah penyidik melakukan pengecekan urine terhadap HD.
Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi, kepada wartawan, Selasa 9 Maret 2021, di Pendopo Bupati Bireuen, usai apel gelar pasukan pencegahan dan penanganan Karhutla.
“Terkait dengan pelaku atas nama inisial H, memang sudah kita periksa, dia mengkonsumsi narkotik ya. Jadi dia sudah positif urine, lagi kita kembangkan,” kata AKBP Taufik Hidayat, SH, SIK, M.Si.
Akibat membakar dan mencuri di fasilitas pemerintah, tersangka terancam hukuman berat, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan jaksa dalam penerapan pasal.
“Hukumannya dimaksimalkan, karena ini menyangkut kantor pemerintahan, keterlibatan dengan narkotika, mungkin (pasal berlapis) kita akan berkoordinasi dengan kejaksaan agar ada efek jera terhadap pelaku,” terangnya.
Dikatakan Kapolres Bireuen, pelaku sudah mengakui semua perbuatannya kepada penyidik saat pemeriksaan. Namun, sampai saat ini belum ditemukan adanya keterlibatan pihak lain.
“Dia sudah mengakui mengkonsumsi narkoba jenis sabu, dua hari sebelumnya, dia juga mengakui pelaku pencurian sebelum melakukan pembakaran,” ungkapnya.
Kemudian adanya CCTV (rekaman) yang bagus yang masih utuh di ruangan tersebut, kata Kapolres Bireuen, sehingga memudahkan pihaknya dalam waktu 2 jam kita bisa mengamankan pelaku.
Pun kemudian, polisi dalam pengembangan penyidikan berhasil mengumpulkan barang-barang yang telah diambil terdahulu oleh tersangka HD, baik laptop dan peralatan-peralatan di kantor Bappeda.
Kapolres Bireuen pun mengapresiasi petugas pemadam kebakaran yang sigap dalam memadamkan api, dan berhasil mengamankan ruang DPMG-PKB Bireuen dari kebakaran, api pada saat itu tidak sempat membesar, apalagi pelaku sudah menaruh bensin di ruangan tersebut.
“Ya kita syukuri juga, dia tidak sempat membakar yang di bawah, karena mungkin dia panik, karena memang sudah kita temukan bensin di ruangan DPMG-KG dan beberapa sudah tersebar, petugas pemadam kebakaran begitu sigap, kalau tidak habis semua,” imbuh AKBP Taufik Hidayat.
Amatan media ini kebakaran parah hanya terjadi di lantai III, tepatnya di gudang arsip Bappeda Bireuen. Sedangkan di ruangan DPMG-KB aroma bensin begitu menyengat, dan terlihat salah satu sudut bekas kebakaran.
Pada Senin 8 Maret 2021 kemarin, aktifitas kantor pun lumpuh di dinas yang mengurusi gampong tersebut, akibat dari dipasangnya police line dan penyelidikan dari pihak kepolisian guna keperluan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).